Jakarta - Niat timnas Indonesia menjalani ujicoba melawan Iran pada 7 November terpaksa dibatalkan. Sebagai pengganti, Badan Tim Nasional (BTN) dan PSSI memilih SIngapura sebagai pengganti.
Ujicoba melawan Iran dibatalkan karena ada situasi yang tidak memungkinkan dari pihak Iran. Demikian juga dengan Irak yang sempat dibidik sebagai calon lawan untuk 'Merah Putih'.
"Untuk saat ini, di Iran dan Irak, mereka sedang menjalani kompetisi. Jadi sulit untuk dapat mengurus masalah ujicoba," kata Sekretaris Jendral PSSI Nugraha Besoes dalam rilis yang diterima detiksport.
Selain alasan kondisi tim yang belum lengkap, konon tidak adanya penyesuaian tanggal penetapan ujicoba juga membuat PSSI membatalkan rencana laga bertanding dengan tim yang rawan konflik politik ini.
"Pilihan paling logis berlatih tanding dengan Singapura. Jadi kami pastikan untuk timnas senior akan menghadapi laga persahabatan melawan Singapura," jelas Nugraha.
Uji tanding ini sedianya akan dilaksanakan pada 2 November. Pertandingan itu dipakai untuk melihat kondisi para pemain timnas jelang laga Pra Piala Asia 2011 menghadapi Kuwait pada 14 dan 18 November.
"Ujicoba selesai, sehari kemudian, kami segera kembali ke Jakarta. Dan tidak ada agenda ujicoba berikutnya. Timnas akan bertolak ke Kuwait dari Jakarta, pada 6 November," jelas pelatih timnas, Benny Dollo.
Kamis, 22 Oktober 2009
Diposting oleh Eldo Fadzhani di 05.24.00 0 komentar
Jakarta - Valentino Rossi merupakan kandidat terkuat untuk menjadi juara di musim ini. Pembalap asal Italia itu dinilai akan dapat merealisasikannya karena memiliki sesuatu yang tidak dimiliki pesaingnya, Jorge Lorenzo. Itu adalah pengalaman.
Rossi saat ini berada di puncak klasemen pembalap dengan 270 poin, unggul 38 angka dari rekan setimnya di Fiat Yamaha sekaligus rival terberatnya, Lorenzo. Keduanya memang terlibat persaingan sengit baik di lintasan maupun di angka statistik.
Bahkan dari 15 seri yang telah digelar musim ini Rossi dan Lorenzo tercatat sebanyak delapan kali menyentuh garis finis dengan posisi berimpit, terlepas dari siapa yang berada di depan.
Dengan dua balapan tersisa, Rossi menjadi pemegang kans terbesar untuk menjadi jawaran di tahun ini. Apalagi setelah melihat nasib naas yang menimpa Lorenzo yang membuatnya gagal finis pada MotoGP Australia di akhir pekan lalu.
Menurut Wayne Gardner Rossi dan Lorenzo memang merupakan dua pembalap terbaik di ajang MotoGP saat ini. Namun juara dunia tahun 1987 itu menilai bahwa pengalaman yang dimiliki Rossi yang membuat 'The Doctor' hampir selalu unggul atas juniornya tersebut.
Rossi yang telah mengenyam gelar juara di kelas tertinggi sebanyak enam kali jelas memiliki asam garam yang jauh lebih banyak dibanding Lorenzo yang baru memulai berlaga di ajang MotoGP pada tahun 2008.
"Valentino Rossi merupakan pembalap yang bagus dan juga cukup cerdik. Jadi ketika Anda meragukan apa yang bisa dilakukannya, dia pasti mampu melakukan lebih lagi," tukas Gardner di MCN.
"Saya pikir pada akhirnya pengalamanlah yang menentukan. Jorge sendiri masih memerlukan sedikit banyak pelajaran. Dan menurut saya, Rossi yang akan keluar sebagai juara."
Diposting oleh Eldo Fadzhani di 05.24.00 0 komentar
Surabaya - Usai menunggu hampir tiga bulan lamanya, akhirnya Persebaya berhasil melihat sosok Ngon A Djam. Striker Kamerun itu sudah hadir di Mes Eri Erianto, markas Persebaya.
Meski sudah mengikuti latihan bersama pemain Persebaya lainnya di Stadion 10 November Tambaksari Surabaya, Selasa (20/10/2009), pihak pengurus masih belum bisa memastikan apakah mantan striker Sriwijaya FC akan dibawa dalam laga away melawan Pelita Jaya.
"Kalau untuk urusan dibawa atau tidak saat melawan Pelita Jaya kita serahkan ke pelatih. Dan minimal beban kita sudah berkurang," kata asisten manager Persebaya, Cholid Gormah kepada wartawan di sela-sela latihan.
Sementara, pelatih Danurwindo mengaku akan mengambil keputusan pada hari Jumat pagi atau menjelang bertolaknya tim menuju laga away. "Dia harus adaptasi dulu dengan temannya. Sedangkan dibawa atau tidak lawan Pelita tergantung Jumat besok," katanya usai memimpin latihan.
Ngon A Djam juga sempat menjelaskan keterlambatannya datang dikarenakan ibundanya meninggal dunia sebulan lalu, tepatnya pada 9 September.
Dari pantauan detiksurabaya.com, pemain asal Kamerun ini sempat berlatih bersama dengan pemain lainnya. Namun saat latihan game, Ngon hanya terlihat duduk di pinggir lapangan.
Diposting oleh Eldo Fadzhani di 05.23.00 0 komentar
Surabaya - Konflik kepemilikan John Tarkpor antara Persebaya Surabaya dan Persitara Jakarta Utara akhirnya menemui titik terang. Persebaya optimistis Tarkpor akan bergabung dengan timnya.
Tarkpor yang musim lalu memperkuat Persitara memang menjadi rebutan kedua tim. Keduanya mengaku sebagai pemilik sah gelandang asal Liberia ini. Titik terang masalah ini didapat setelah Tarkpor mencapai resolusi dengan Persitara.
"Sudah deal dengan Persitara. Tapi untuk urusan dengan Persitara kita tidak ikutan. Itu urusan antara agen pemain dengan mantan klubnya," jelas asisten manager Persebaya Cholid Gormah kepada wartawan di sela-sela sesi latihan di Stadion 10 November Tambaksari, Surabaya, Selasa (20/10/2009).
Cholid dengan tegas jika pihaknya dalam urusan pemain tersebut sama sekali tidak mengeluarkan uang.
Kepastian John Tarkpor bergabung dengan Persebaya ini didapat Cholid setelah melakukan komunikasi melalui telepon seluler dengan agennya, Alex Banmou. Dalam percakapan itu terdengar jelas jika pihak Persebaya gusar dengan sikap tidak pasti Alex terkait kapan kepastian mendatangkan Tarkpor ke Surabaya.
"Kita kan ditawari oleh agen dan kita sudah keluarkan uang muka (DP). Kok malah kita diminta transfer lagi ke Persitara sekitar ratusan juta," pungkasnya.
Sementara itu, beresnya kasus tarik ulur kepemilikan John Tarkpor antara Persebaya dan Persitara juga dikatakan oleh Corporate Secretary PT Liga Indonesia, Tigor Shalom Boboy melalui pesan singkatnya yang dikirimkan ke detiksurabaya.com.
Diposting oleh Eldo Fadzhani di 05.22.00 0 komentar
Jakarta - Dua pilar Arsenal, Kolo Toure dan Emmanuel Adebayor berbarengan hengkang meningalkan Emirates Stadium. Bintang The Gunners lainnya dinilai akan segera menyusul jika gelar tak kunjung diraih.
Sejak beberapa waktu yang lalu Manajer Arsenal, Arsene Wenger, berulang kali diterpa komentar-komentar miring terkait dengan nirgelar yang melanda timnya. 'Gudang Peluru' terakhir mengangkat trofi adalah pada musim 2004/05 di saat mereka memenangi Piala FA.
Paceklik titel tersebut disinyalir yang menjadi penyebab dari hengkangnya pilar-pilar Arsenal macam Patrick Vieira, Thiery Henry dan yang terakhir di jeda transfer lalu, Toure serta Adebayor yang sama-sama berlabuh ke Manchester City.
Wenger sendiri disebut-sebut terlalu mengedepankan idealismenya dengan yang cenderung menggunakan jasa pemain muda berlatenta, meski belum memiliki nama.
Menurut mantan bintang Arsenal, Emmanuel Petit, Wenger harus secepatnya menggondol gelar demi mempertahankan bintang-bintangnya yang tersisa. Menurutnya, bintang-bintang muda tidak akan puas hanya dengan melihat timnya bercokol di papan atas tanpa sekali pun mengangkat tropi.
"Arsene memiliki kepercayaan dari petinggi klub dan pendukung karena mereka tahu pemain Arsenal sekarang ini merupakan generasi baru," tuturnya di BBC.
"Namun jika Anda selama lima tahun tidak memperoleh titel, beberapa dari pemain akan berpikir 'saya tidak ingin membuang waktu lagi, saya ingin meraih trofi di tempat lain saja'," sambungnya.
( din / krs )
Diposting oleh Eldo Fadzhani di 05.22.00 0 komentar
Jakarta - Jorge Lorenzo tampil jadi penantang paling serius untuk Valentino Rossi musim ini. Dukungan untuk Lorenzo agar lebih tangguh lagi di masa depan pun diberikan oleh juara dunia lima kali, Mick Doohan.
Baru dua musim Lorenzo membalap di kelas MotoGP, tapi performanya sudah mencuri perhatian. Setelah mengakhiri musim di posisi empat tahun lalu --dengan prestasi selalu naik podium di lima seri awal-- dia kini bisa membuntuti Valentino Rossi si pemuncak klasemen, berselisih 38 poin dengan dua seri sisa.
Peluang Lorenzo untuk membalap Rossi, yang juga rekan satu timnya di Fiat Yamaha, di papan klasemen pada akhir musim memang kecil. Namun, apa yang sudah dia capai pada musim keduanya tetap tak bisa dipandang remeh.
Jika pun tak bisa jadi juara dunia musim ini, mungkin akan berbeda di tahun-tahun berikutnya ketika si pembalap 22 tahun itu sudah kian matang. Setidaknya itu yang diyakini oleh Doohan.
"Jorge sedang menjalani musim keduanya dan tahun lalu dia sangat cepat di beberapa tempat tapi bikin beberapa kesalahan. Itu tidak mengherankan tapi dia kini terlihat sudah lebih jinak dan juga lebih konsisten," nilai Doohan di MCN.
"Dia akan jadi lebih tangguh, walau Jorge sangat lapar dan itu bisa mengantarkannya ke sejumlah kesalahan seperti yang sudah kita lihat sebelumnya," lanjut peraih lima gelar juara dunia 500c.
Diposting oleh Eldo Fadzhani di 05.21.00 0 komentar
menegpora baru
Jakarta - Adhyaksa Dault resmi menyerahkan jabatannya Menegpora kepada Andi Mallarangeng. Dalam sambutannya Adhyaksa, mengaku sempat terasa berat setelah berjuang bagi kementrian pemuda dan olahraga ini.
"Insya Allah kementrian pemuda dan olah raga di tangan Pak Andi bisa dilanjutkan. Walau memang terasa berat setelah lima tahun berjuang pantang menyerah menperjuangkan pemuda dan olahraga," kata Adhyaksa dalam serah terima jabatan di Gedung Menegpora, Jakarta, Kamis (22/10/2009).
Adhyaksa pun mengungkapkan bahwa keberhasilannya menaikkan anggaran kantor Menpora untuk dana pendidikan dari 200-300 miliar di 2004 hingga sekarang sudah 1,6 triliun. Dia juga mengungkapkan bahwa Menegpora sudah menyiapkan dana sebesar 20 miliar bagi atlet berprestasi.
"Untuk SEA Games kita juga sudah menyiapkan dana sebesar 20 miliar bagi atlet prestasi agar lebih memacu semangat mereka," kata Adhyaksa.
Sementara Andi Mallarangeng pun menyatakan bahwa dia siap meneruskan program yang sudah dimulai pendahulunya. "Saya berharap semoga dana 20 miliar bisa habis. Kalau perlu sata minta lagi kepada Presiden itu karena atlet-atlet kita meraih medali semua," ujarnya.
"Mulai hari ini saya menjadi Menegpora dan saya tetap meminta petunjuk dan berkonsultasi dengan Pak Adhyaksa untuk memajukan olah raga dan kepemudaan di Indonesia," kata mantan jurubicara presiden itu.
Dalam serah terima jabatan tersebut juga dihadiri oleh ketua KONI Rita Subowo, Sekjen PSSI Nugraha Besoes dan Komandan Pelatnas Sea Games Djoko Pramono. ( key / din )
Diposting oleh Eldo Fadzhani di 05.19.00 0 komentar
