Kamis, 22 Oktober 2009

Jakarta - Valentino Rossi cukup finis posisi keempat di GP Malaysia untuk menjadi juara dunia. Namun The Doctor menegaskan dirinya tetap memburu kemenangan. Menurutnya kehilangan podium bukan cara yang bagus untuk merengkuh gelar juara dunia.

Rossi tinggal sejengkal untuk mempertahankan titel juara dunianya. Unggul 38 poin dengan dua balapan sisa, The Doctor cuma butuh finis keempat di Sepang (25/10/2009).

Pembalap asal Italia itu bersyukur atas keunggulan angka yang dia miliki. Namun bukan berarti di sisa dua balapan ia tidak ingin tampil ngotot guna mengejar kemenangan.

"Saya akan berusaha menang di Sepang. Meskipun gelar juara dunia tetap akan saya dapatkan bila Jorge Lorenzo menang dan saya cukup finis keempat, namun itu bukan hal yang saya inginkan," seru Rossi seperti dikutip dari Autosport.

"Kehilangan podium bukanlah cara yang bagus untuk merengkuh gelar juara dunia. Jadi, kami harus tampil agresif di Sepang nanti," tegas pembalap FIAT Yamaha tersebut.

Hal yang mendasari ambisi besar Rossi untuk tetap meraih podium pertama adalah demi meraih kesempurnaan.

"Masih ada dua balapan tersisa, kini poin saya 270. Akan sangat menyenangkan bila saya bisa menyempurnakannya menjadi 300. Bila itu terjadi, maka itu artinya kualitas yang kita miliki benar-benar baik," ujar Rossi.

The Doctor, memiliki catatan apik di Sepang. Dalam lima gelaran terakhir, Rossi menang tiga kali, sekali runner up, dan sekali finis di luar podium, yakni kelima di tahun 2007.

"Balapan nanti akan menguras fisik. Balapan di Sepang merupakan yang terberat di musim ini. Lima putaran terakhir merupakan yang paling sulit, di mana kondisi itu ditambah dengan panas yang menyengat," tuntas Rossi.
( nar / arp )

Jakarta - Valentino Rossi ada di posisi terdepan untuk meraih gelar juara dunia. Meski masih terus dibayangi Jorge Lorenzo, Rossi diyakini akan tetap juara. Seorang Mick Doohan bahkan siap mempertaruhkan uangnya untuk itu.

Dengan dua seri tersisa, Rossi ada di posisi pertama klasemen dengan poin 270. Lorenzo yang rekan satu timnya di Fiat Yamaha bercokol di posisi dua dengan angka 232 alias terpaut 38 poin.

Mengingat masih ada dua seri untuk mereguk angka, Lorenzo di atas kertas masih mungkin menyalip Rossi di akhir musim kendati Doohan si juara dunia lima kali di kelas 500cc memprediksi tidak akan begitu.

"Valentino punya keunggulan yang nyaman dan dia adalah pembalap cerdas yang sudah memenangi kejuaraan dunia sebelumnya, jadi dia takkan berbuat hal konyol. Uangku aku pertaruhkan untuk Valentino karena pengalamannya," ucap Doohan di MCN.

"Dia sudah ada sejak lama dan dia sudah banyak mengantongi kemenangan dan kejuaraan, dan dia tahu apa yang harus dilakukan," lanjut dia.

Lorenzo sendiri tahun ini baru menjalani musim keduanya di kelas MotoGP.

Jakarta - Niat timnas Indonesia menjalani ujicoba melawan Iran pada 7 November terpaksa dibatalkan. Sebagai pengganti, Badan Tim Nasional (BTN) dan PSSI memilih SIngapura sebagai pengganti.

Ujicoba melawan Iran dibatalkan karena ada situasi yang tidak memungkinkan dari pihak Iran. Demikian juga dengan Irak yang sempat dibidik sebagai calon lawan untuk 'Merah Putih'.

"Untuk saat ini, di Iran dan Irak, mereka sedang menjalani kompetisi. Jadi sulit untuk dapat mengurus masalah ujicoba," kata Sekretaris Jendral PSSI Nugraha Besoes dalam rilis yang diterima detiksport.

Selain alasan kondisi tim yang belum lengkap, konon tidak adanya penyesuaian tanggal penetapan ujicoba juga membuat PSSI membatalkan rencana laga bertanding dengan tim yang rawan konflik politik ini.

"Pilihan paling logis berlatih tanding dengan Singapura. Jadi kami pastikan untuk timnas senior akan menghadapi laga persahabatan melawan Singapura," jelas Nugraha.

Uji tanding ini sedianya akan dilaksanakan pada 2 November. Pertandingan itu dipakai untuk melihat kondisi para pemain timnas jelang laga Pra Piala Asia 2011 menghadapi Kuwait pada 14 dan 18 November.

"Ujicoba selesai, sehari kemudian, kami segera kembali ke Jakarta. Dan tidak ada agenda ujicoba berikutnya. Timnas akan bertolak ke Kuwait dari Jakarta, pada 6 November," jelas pelatih timnas, Benny Dollo.

Jakarta - Valentino Rossi merupakan kandidat terkuat untuk menjadi juara di musim ini. Pembalap asal Italia itu dinilai akan dapat merealisasikannya karena memiliki sesuatu yang tidak dimiliki pesaingnya, Jorge Lorenzo. Itu adalah pengalaman.

Rossi saat ini berada di puncak klasemen pembalap dengan 270 poin, unggul 38 angka dari rekan setimnya di Fiat Yamaha sekaligus rival terberatnya, Lorenzo. Keduanya memang terlibat persaingan sengit baik di lintasan maupun di angka statistik.

Bahkan dari 15 seri yang telah digelar musim ini Rossi dan Lorenzo tercatat sebanyak delapan kali menyentuh garis finis dengan posisi berimpit, terlepas dari siapa yang berada di depan.

Dengan dua balapan tersisa, Rossi menjadi pemegang kans terbesar untuk menjadi jawaran di tahun ini. Apalagi setelah melihat nasib naas yang menimpa Lorenzo yang membuatnya gagal finis pada MotoGP Australia di akhir pekan lalu.

Menurut Wayne Gardner Rossi dan Lorenzo memang merupakan dua pembalap terbaik di ajang MotoGP saat ini. Namun juara dunia tahun 1987 itu menilai bahwa pengalaman yang dimiliki Rossi yang membuat 'The Doctor' hampir selalu unggul atas juniornya tersebut.

Rossi yang telah mengenyam gelar juara di kelas tertinggi sebanyak enam kali jelas memiliki asam garam yang jauh lebih banyak dibanding Lorenzo yang baru memulai berlaga di ajang MotoGP pada tahun 2008.

"Valentino Rossi merupakan pembalap yang bagus dan juga cukup cerdik. Jadi ketika Anda meragukan apa yang bisa dilakukannya, dia pasti mampu melakukan lebih lagi," tukas Gardner di MCN.

"Saya pikir pada akhirnya pengalamanlah yang menentukan. Jorge sendiri masih memerlukan sedikit banyak pelajaran. Dan menurut saya, Rossi yang akan keluar sebagai juara."

Surabaya - Usai menunggu hampir tiga bulan lamanya, akhirnya Persebaya berhasil melihat sosok Ngon A Djam. Striker Kamerun itu sudah hadir di Mes Eri Erianto, markas Persebaya.

Meski sudah mengikuti latihan bersama pemain Persebaya lainnya di Stadion 10 November Tambaksari Surabaya, Selasa (20/10/2009), pihak pengurus masih belum bisa memastikan apakah mantan striker Sriwijaya FC akan dibawa dalam laga away melawan Pelita Jaya.

"Kalau untuk urusan dibawa atau tidak saat melawan Pelita Jaya kita serahkan ke pelatih. Dan minimal beban kita sudah berkurang," kata asisten manager Persebaya, Cholid Gormah kepada wartawan di sela-sela latihan.

Sementara, pelatih Danurwindo mengaku akan mengambil keputusan pada hari Jumat pagi atau menjelang bertolaknya tim menuju laga away. "Dia harus adaptasi dulu dengan temannya. Sedangkan dibawa atau tidak lawan Pelita tergantung Jumat besok," katanya usai memimpin latihan.

Ngon A Djam juga sempat menjelaskan keterlambatannya datang dikarenakan ibundanya meninggal dunia sebulan lalu, tepatnya pada 9 September.

Dari pantauan detiksurabaya.com, pemain asal Kamerun ini sempat berlatih bersama dengan pemain lainnya. Namun saat latihan game, Ngon hanya terlihat duduk di pinggir lapangan.

Surabaya - Konflik kepemilikan John Tarkpor antara Persebaya Surabaya dan Persitara Jakarta Utara akhirnya menemui titik terang. Persebaya optimistis Tarkpor akan bergabung dengan timnya.

Tarkpor yang musim lalu memperkuat Persitara memang menjadi rebutan kedua tim. Keduanya mengaku sebagai pemilik sah gelandang asal Liberia ini. Titik terang masalah ini didapat setelah Tarkpor mencapai resolusi dengan Persitara.

"Sudah deal dengan Persitara. Tapi untuk urusan dengan Persitara kita tidak ikutan. Itu urusan antara agen pemain dengan mantan klubnya," jelas asisten manager Persebaya Cholid Gormah kepada wartawan di sela-sela sesi latihan di Stadion 10 November Tambaksari, Surabaya, Selasa (20/10/2009).

Cholid dengan tegas jika pihaknya dalam urusan pemain tersebut sama sekali tidak mengeluarkan uang.

Kepastian John Tarkpor bergabung dengan Persebaya ini didapat Cholid setelah melakukan komunikasi melalui telepon seluler dengan agennya, Alex Banmou. Dalam percakapan itu terdengar jelas jika pihak Persebaya gusar dengan sikap tidak pasti Alex terkait kapan kepastian mendatangkan Tarkpor ke Surabaya.

"Kita kan ditawari oleh agen dan kita sudah keluarkan uang muka (DP). Kok malah kita diminta transfer lagi ke Persitara sekitar ratusan juta," pungkasnya.

Sementara itu, beresnya kasus tarik ulur kepemilikan John Tarkpor antara Persebaya dan Persitara juga dikatakan oleh Corporate Secretary PT Liga Indonesia, Tigor Shalom Boboy melalui pesan singkatnya yang dikirimkan ke detiksurabaya.com.

Jakarta - Dua pilar Arsenal, Kolo Toure dan Emmanuel Adebayor berbarengan hengkang meningalkan Emirates Stadium. Bintang The Gunners lainnya dinilai akan segera menyusul jika gelar tak kunjung diraih.

Sejak beberapa waktu yang lalu Manajer Arsenal, Arsene Wenger, berulang kali diterpa komentar-komentar miring terkait dengan nirgelar yang melanda timnya. 'Gudang Peluru' terakhir mengangkat trofi adalah pada musim 2004/05 di saat mereka memenangi Piala FA.

Paceklik titel tersebut disinyalir yang menjadi penyebab dari hengkangnya pilar-pilar Arsenal macam Patrick Vieira, Thiery Henry dan yang terakhir di jeda transfer lalu, Toure serta Adebayor yang sama-sama berlabuh ke Manchester City.

Wenger sendiri disebut-sebut terlalu mengedepankan idealismenya dengan yang cenderung menggunakan jasa pemain muda berlatenta, meski belum memiliki nama.

Menurut mantan bintang Arsenal, Emmanuel Petit, Wenger harus secepatnya menggondol gelar demi mempertahankan bintang-bintangnya yang tersisa. Menurutnya, bintang-bintang muda tidak akan puas hanya dengan melihat timnya bercokol di papan atas tanpa sekali pun mengangkat tropi.

"Arsene memiliki kepercayaan dari petinggi klub dan pendukung karena mereka tahu pemain Arsenal sekarang ini merupakan generasi baru," tuturnya di BBC.

"Namun jika Anda selama lima tahun tidak memperoleh titel, beberapa dari pemain akan berpikir 'saya tidak ingin membuang waktu lagi, saya ingin meraih trofi di tempat lain saja'," sambungnya.
( din / krs )


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Bridal Gowns. Powered by Blogger